Berita

MPR Gelorakan Empat Pilar Di Pulau Panjang Aceh Singkil

SENIN, 17 DESEMBER 2018 | 13:46 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Anggota MPR Fraksi PAN asal Aceh, Muslim Ayub menghadiri pada Pagelaran "Festival Seni Budaya Lokal" di Pulau Panjang Aceh Singkil, Minggu (16/12).

Pulau Panjang adalah sebuah desa yang letaknya di Kepulauan Banyak bagian dari Kabupaten Aceh Singkil yang merupakan hasil pemekaran Kabupataen Aceh Selatan yang terdiri dari dua wilayah yaitu kepulauan dan daratan yang sebagian wilayahnya berada di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser.

Kehadiran Muslim Ayub yang juga Anggota Badan Penganggaran MPR di Pulau Panjang itu adalah dalam rangka sosialisasi Empat Pilar MPR yang dilaksanakan oleh Sekretariat Jenderal MPR dengan metode Pagelaran Seni Budaya.


Atas dukungan Muslim Ayub, pagelaran seni budaya yang diselenggarakan di salah satu pulau yang tergabung dalam wilayah Kabupaten Aceh Singkil itu menampilkan Pementasan Tarian Randey, Serampang 12, Langser, Leleusen, Bercerai Kasih, Berempat, dan Maena.

Sosialisasi Empat Pilar MPR di Pulau Panjang itu, selain dihadiri oleh Muslim Ayub juga dihadiri Kepala Biro Keuangan Sekretariat Jenderal MPR Maifrizal, Camat Kepulauan Banyak Mukhlis, dan ratusan warga dari Kepulauan Banyak, serta tamu undangan lainnya.

Kepala Biro Keuangan Sekretariat Jenderal MPR, Maifrizal, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan yang dikemas dalam bentuk Pagelaran Seni Budaya ini merupakan salah satu metode sosialisasi Empat Pilar MPR.

"Kita bersyukur Aceh Singkil, khususnya Pulau Panjang, memiliki kesenian yang sangat membanggakan," ungkap Maifrizal.

Sosialisasi Empat Pilar MPR menjadi sangat penting. "Agar seluruh rakyat Indonesia untuk dapat memahami nilai-nilia kebangsaan yang kita miliki," jelas pria yang biasa dipanggil Datuk itu.

Ada empat nilai kebangsaan yang perlu dipahami oleh rakyat Indonesia. Pertama, sebagai bangsa, Indonesia memiliki ideologi, dan dasar negara yaitu Pancasila.

Kedua, UUD NRI Tahun 1945 untuk mengatur hak dan kewajiban setiap warga negara, dan wajib bagi seluruh rakyat Indonesia untuk memahaminya. Ketiga, kita adalah negara  besar, berada pada urutan ke-empat terbesar di dunia.

"Kita tidak ingin negara kita menjadi negara gagal, negara yang terpecah-pecah. Karenanya bagi kita NKRI adalah harga mati," ujar Datuk.

Dan, nilai keempat, Bhinneka Tunggal Ika. Kita punya suku yang berbeda, agama berbeda, tapi karena kita punya Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara maka negara kita selalu menjadi negara yang aman, terteram.

"Maknanya, biarpun kita berbeda-beda, tapi kita tetap satu," katanya.

Sementara itu Camat Kepulauan Banyak, Mukhlis yang mewakili Bupati Aceh Singkil dalam sambutannya menyampaikan sosialisasi Empat Pilar MPR RI melalui pagelaran seni budaya ini dapat kiranya menggali potensi yang terkandung dalam kesenian Aceh Singkil yang multi etnis itu untuk dapat menjaga keutuhan NKRI. [rus]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya