Berita

Mardani Ali Sera/RMOL

Politik

BPN Prabowo-Sandi: Menyerang Islam Justru Merugikan Kalian

SENIN, 17 DESEMBER 2018 | 11:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menyayangkan kampanye menolak syariat. Seperti menolak peraturan berbau syariah, terbaru pelarangan poligami.

"Ketika kami sibuk dengan kampanye lapangan kerja dan perbaikan ekonomi, kenapa kalian sibuk kampanye menyerang (agama) Islam ya?" kata Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Mardani Ali Sera, Senin (17/12).

"Ada kampanye menolak syariat dan poligami pun dibilang bukan ajaran Islam. Padahal syariat haji, umrah, zakat, waris dan lain-lain dananya membantu bangsa ini," lanjut politisi PKS itu.


Saat umat Islam masih sedih dengan insiden pembakaran bendera kalimat tauhid beberapa waktu lalu, sekarang muncul kampanye "injak Islam" yaitu menolak syariat atau ajaran Islam.

Tidak sampai itu, ada juga kampanye poligami bukan ajaran Islam.

Baca: Soal Poligami, Grace Diceramahi Kiai

Menurut Mardani, Islam jangan dipojokkan terus. Dan diingatkan, dulu yang anti Islam adalah komunis.

"Islam jangan dipersekusi terus, menyerang Islam justru merugikan kalian. Kalian mungkin baru dalam politik, kalian harus tahu bahwa zaman dulu yang anti Islam adalah komunis," tutupnya. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya