Berita

Jamal Khashoggi/Net

Dunia

Saudi Kecam Resolusi Senat AS Tarik Dukungan Militer Untuk Perang Yaman

SENIN, 17 DESEMBER 2018 | 09:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Arab Saudi mengecam resolusi Senat Amerika Serikat untuk mengakhiri bantuan militer pada koalisi pimpinan Saudi di Yaman.

Resolusi itu diputuskan Senat dalam voting pekan lalu dan diambil sebagai tanggapan atas kasus pembunuhan wartawan senior Jamal Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul awal Oktober lalu.

Selain itu, Senat Amerika Serikat juga diketahui menyatakan bahwa Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman bertanggungjawab atas pembunuhan itu.


Saudi menanggapi langkah Senat Amerika Serikat dengan menyatakan bahwa keputusan itu adalah gangguan berdasarkan tuduhan tidak benar.

"Kerajaan mengutuk posisi terakhir Senat Amerika Serikat," begitu keterangan Kementerian Luar Negeri Saudi akhir pekan kemarin seperti dimuat BBC.

Dikatakan bahwa posisi semacam itu dibangun atas tuduhan yang tidak benar dan menegaskan penolakan total terhadap setiap gangguan dalam urusan internalnya.

Keputusan Senat Amerika Serikat sendiri diambil pada Kamis (13/12) di mana pertama kalinya setiap kamar Kongres Amerika Serikat telah setuju untuk menarik pasukan Amerika Serikat dari konflik militer di bawah Undang-Undang Peperangan Perang 1973.

Resolusi itu tidak mengikat tapi meminta Trump untuk menghapus semua pasukan Amerika Serikat yang terlibat dalam permusuhan di Yaman, kecuali bagi mereka yang memerangi ekstremis. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya