Berita

Siklon Tropis Kenanga/Repro

Nusantara

Ada Siklon Tropis Kenanga, Angin Kencang Bakal Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia

MINGGU, 16 DESEMBER 2018 | 23:55 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Sejumlah wilayah di Indonesia bakal diterpa angin kencang dan gelombang tinggi. Hal tersebut merupakan efek dari siklon tropis Kenanga yang terjadi di wilayah Samudera Hindia.

"Siklon tropis ini cenderung bergerak ke arah barat daya menjauhi wilayah Indonesia dan diperkirakan berada sekitar 2.754 Km dari wilayah Indonesia dalam 72 jam ke depan. Siklon ini akan memberikan dampak tidak langsung berupa peningkatan kecepatan angin di sebagian wilayah pesisir barat pulau Sumatra dan peningkatan ketinggian gelombang 2,5-4,0 meter di perairan Kepulauan Mentawai hingga Selat Sunda," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Mulyono R Prabowo, Minggu (16/12).

Mulyono melanjutkan, bibit siklon awalnya terdeteksi pada 12 Desember 2018 dan berkembang menjadi siklon tropis pada Sabtu (15/12).  


"Kecepatan angin maksimum di dekat pusat siklon mencapai 40 knot atau 75 Km per jam," ucapnya.

Mulyono kemudian mengatakan peningkatan kecepatan angin juga diperkirakan terjadi di pulau Jawa bagian selatan seperti Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat hingga NTT.

BMKG juga memprediksi wilayah Indonesia bagian timur mulai dari Kalimantan Tengah hingga Papua berpotensi hujan lebat pada 17-19 Desember 2018.

"Wilayah yang berpotensi hujan lebat pada periode ini antara lain, Sumatra Barat, Bengkulu, Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Lampung, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah," ungkapnya

Potensi bencana hidrometeorologis yang berpotensi terjadi di antaranya seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang terutama untuk wilayah-wilayah yang telah mendapat hujan berintensitas tinggi dalam beberapa hari.

"Masyarakat juga agar mewaspadai potensi gelombang tinggi dan angin kencang," demikian Mulyono. [jto] 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya