Berita

Ilustrasi/Net

Global

Malaysia: Keputusan Australia Akui Yerusalem Barat Prematur

MINGGU, 16 DESEMBER 2018 | 21:15 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Malaysia mengeluarkan reaksi senada dengan Indonesia atas keputusan yang diambil oleh Australia untuk mengakui Yerusalem Barat sebagai ibukota Israel. Malaysia  menentang langkah yang diambil oleh negeri kanguru tersebut.

"(Pengumuman itu) prematur dan penghinaan terhadap Palestina dan perjuangan mereka untuk hak untuk menentukan nasib sendiri," kata pemerintah Malaysia dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu (16/12).

Sebelumnya, Indonesia juga mengeluarkan kecaman atas keputusan yang diambil oleh Perdana Menteri Australia Scott Morrison pada Sabtu (15/12).


Mengutip tanggapan dari Indonesia, Morrison mengatakan pada hari Minggu (16/12) bahwa reaksi internasional telah diukur dan bahwa keputusannya tersebut akan memajukan solusi dua negara antara Israel dan Palestina.
      
"Saya pikir tanggapan yang telah kita lihat dari negara sejauh ini telah diukur," kata Morrison kepada wartawan di Canberra, seperti dimuat Al Jazeera.

"Australia akan terus menghormati solusi dua negara yang tetap menjadi tujuan kami," tambahnya. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya