Berita

Youssef Chahed dan Raja Salman/Al Jazeera

Global

Saudi Janjikan Bantuan Keuangan 830 Juta Dolar AS Ke Tunisia

MINGGU, 16 DESEMBER 2018 | 20:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Arab Saudi menjanjikan bantuan keuangan ke Tunisia senilai sekitar 830 juta dolar AS.

Begitu pengumuman yang disampaikan oleh Perdana Menteri Tunisia, Youssef Chahed pada Sabtu (15/12), setelah kunjungannya ke Arab Saudi.

Dia mengatakan bahwa dari total bantuan itu, 500 juta dolar AS akan dialokasikan untuk membiayai anggaran negara, 230 juta dolae AS untuk membiayai perdagangan luar negeri dan sekitar 100 juta dolar untuk membiayai proyek, tanpa merinci lebih lanjut.


Bulan lalu, Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman bertemu dengan Presiden Tunisia Beji Caid Essebsi di tengah protes sejumlah warga Tunisia atas pembunuhan wartawan senior Jamal Khashoggi.

Pertemuan dilakukan untuk meningkatkan kerja sama dalam sektor ekonomi dan keuangan, promosi investasi dan keamanan serta kerja sama militer untuk melawan ekstremisme dan terorisme.

Tunisia sendiri saat ini diketahui sedang berjuang untuk memotong defisit anggarannya, menstabilkan cadangan mata uang asing yang jatuh dan mengelola ekspektasi pemberi pinjaman internasional, menuntut reformasi seperti memangkas tagihan upah publik.

Dikabarkan Al Jazeera, ekonomi telah bergolak sejak otokrat Zine El Abidine Ben Ali Ben Ali digulingkan dalam sebuah pemberontakan tahun 2011 yang didorong oleh kemarahan pada tingkat pengangguran, kemiskinan dan rekor inflasi.

Di bawah tekanan dari Dana Moneter Internasional, Perdana Menteri Chahed telah bertujuan untuk memotong defisit anggaran menjadi sekitar 4,9 persen dari PDB tahun ini dari 6,2 persen tahun lalu. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya