Berita

Rajapaksa/Net

Dunia

Tujuh Bulan Setelah Dilantik, Rajapaksa Resmi Mundur Jadi Perdana Menteri Sri Lanka

SABTU, 15 DESEMBER 2018 | 19:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mahinda Rajapaksa resmi mengundurkan diri sebagai perdana menteri Sri Lanka pada hari ini (Sabtu, 15/12). Pengunduran dirinya dilakukan selang tujuh minggu setelah dia ditunjuk sebagai perdana menteri dalam sebuah langkah mengejutkan yang memicu krisis politik di negara pulau itu.

Rajapaksa yang juga merupakan mantan presiden Sri Lanka itu menandatangani surat pengunduran dirinya dalam sebuah upacara di rumahnya.

Putranya, Namal, mengatakan kepada BBC , bahwa ayahnya telah berhenti untuk menjamin stabilitas nasional.


Pengunduran dirinya itu diperkirakan dapat mengakhiri krisis politik yang telah merusak ekonomi Sri Lanka dua bulan terakhir.

Diketahui pada bulan Oktober lalu, Presiden Maithripala Sirisena memecat Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe dan menggantikannya dengan Rajapaksa.

Kemudian pasa hari Kamis (13/12), Mahkamah Agung Sri Lanka mengatakan bahwa Sirisena bertindak ilegal pada bulan November dengan membubarkan parlemen dan menyerukan pemilu.

Sepanjang masa krisisbitu, Wickremesinghe selalu mempertahankan bahwa dia adalah perdana menteri yang sah.

Sehari sebelumnya, parlemen meloloskan mosi kepercayaan di Ranil Wickremesinghe sebagai perdana menteri.

Setelah pengunduran diri Rajapaksa ini, Wickremesing diperkirakan akan kembali ke kantor Perdana Menteri besok (Minggu, 16/12). [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya