Berita

Scott Morrison/Net

Dunia

Oposisi Australia: Pengakuan Soal Yerusalem Barat Adalah Langkah Nekat

SABTU, 15 DESEMBER 2018 | 18:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Australia menjadi salah satu dari sekelompok negara yang secara resmi mengakui Yerusalem Barat sebagai ibukota Israel. Hal itu dipastikan oleh Perdana Menteri Australia Scott Morrison akhir pekan ini (Sabtu, 15/12).

"Pemerintah Australia telah memutuskan bahwa Australia sekarang mengakui Yerusalem Barat, sebagai pusat dari Knesset (parlemen Israel) dan banyak lembaga pemerintahan, adalah ibu kota Israel. Dan kami berharap untuk memindahkan kedutaan kami ke Yerusalem Barat ketika praktis, untuk mendukung, dan setelah, penentuan status akhir," kata Morrison dalam pidatonya di Sydney Institute pada hari Sabtu.

Langkah Morrison memicu protes dari oposisi. Pemimpin oposisi, Bill Shorten mengatakan bahwa keputusan pemerintah adalah penghinaan yang memalukan.


Dia juga menambahkan bahwa Morrison menempatkan kepentingan politiknya di depan kepentingan nasional.

Komentarnya itu diulang oleh juru bicara urusan luar negeri Partai Buruh, Penny Wong, yang menggambarkannya sebagai "langkah nekat". Dia menambahkan bahwa Morrison hanya berusaha menyelamatkan muka.

Pada Sabtu malam (15/12), Wong merilis sebuah pernyataan yang menjelaskan hal itu sebagai langkah dengan resiko yang tidak menguntungkan.

"Buruh tidak mendukung pengakuan sepihak Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan di pemerintah akan membalikkan keputusan ini. Status Yerusalem hanya dapat diselesaikan sebagai bagian dari negosiasi perdamaian dan solusi dua negara," tegasnya seperti dimuat The Guardian. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya