Berita

Pasar Natal Strasbourg/Net

Dunia

Perancis Investigasi Mengapa Serangan Di Strasbourg Tidak Dicegah

SABTU, 15 DESEMBER 2018 | 18:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Otoritas Perancis saat ini sedang bekerja untuk mengklarifikasi mengapa pelaku serangan pasar Natal Strasbourg tidak dihentikan sebelum dia dapat bertindak.

Begitu kata Presiden Perancis Emmanuel Macron jelang akhir pekan ini.

Pernyataan itu dibuat ketika polisi menyelidiki apakah ada kaki tangan pelaku bernama Cherif Chekatt yang telah ditembak mati pada Kamis (13/12).


Dia melakukan serangan di pasar Natal dan menyebabkan empat orang meninggal dunia serta belasan lainnya luka-luka.

Pria berusia 29 tahun itu memiliki catatn kriminal atas pencurian dan kekerasan sejak usia 10 tahun dan berada dalam daftar intelijen Perancis atas radikalisme.

Macron mengatakan di Brussels pada hari Jumat (14/12) bahwa Perancis harus menarik diri dari konsekuensi atas kegagalan polisi dan bekerja untuk memperbaiki kesalahan. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya