Berita

Kongo/Net

Global

Kepala HAM PBB: Stop Kekerasan Jelang Pemilu!

SABTU, 15 DESEMBER 2018 | 16:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kepala Hak Asasi Manusia PBB Michelle Bachelet meminta pemerintah Kongo untuk menghentikan kekerasan jelang pemilihan umum 23 Desember mendatang.

Pemilu akhir bulan ini akan dapat menorehkan sejarah baru karena menandai pengalihan kekuasaan demokratis Republik Demokratik Kongo yang pertama. Namun, kekerasan dan persiapan pemilu yang kacau-balau telah menimbulkan kekhawatiran akan terulangnya masalah yang merusak pemilu tahun 2006 dan 2011 lalu.

"Dalam lingkungan pemilihan yang sudah tegang, saya mendesak pemerintah untuk mengirim sinyal yang jelas bahwa ancaman dan kekerasan terhadap lawan-lawan politik tidak akan ditoleransi," kata Bachelet dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat Reuters.


"Saya sangat khawatir tentang laporan penggunaan kekuatan yang berlebihan, termasuk amunisi hidup, oleh pasukan keamanan terhadap unjuk rasa oposisi," tambahnya.

Sementara itu, dalam konferensi pers, juru bicara pemerintah Kongo, Lambert Mende mengatakan pemerintah memperkuat keamanan jelang pemilu. Dia justru menyalahkan pemimpin oposisi yang dinilai bertanggung jawab atas kekerasan terbaru.

"Orang-orang yang terkenal karena ekstremisme mereka, dan yang jelas telah menerima atau memberi diri mereka sendiri misi untuk melakukan torpedo dan menghilangkan prasangka atas proses pemilihan, telah bekerja untuk merusak proses selama beberapa hari terakhir," tambahnya. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya