Berita

Obat-obatan terlarang/Reuters

Dunia

Enam Ton Ganja Olahan Disita Dari Kapal Berbendera Suriah

SABTU, 15 DESEMBER 2018 | 16:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Yunani menyita obat-obatan terlarang lebih dari 100 juta euro setelah mencegat kapal Suriah yang berlayar menuju untuk Libya awal bulan ini.

Penjaga pantai Yunani pada Jumat (14/12) mengumumkan bahwa para pejabat berhasil menemukan sekitar enam ton ganja olahan dan tiga juta pil amphetamine "captagon" disembunyikan di kapal berbendera Suriah "Noka".

Kapal barang tersebut diamankan bersama dengan 11 awak saat dalam perjalanan dari pelabuhan Suriah Latakia ke Benghazi ketika dicegat oleh otoritas Yunani di lepas pantai tenggara Kreta pada 5 Desember lalu.


Kapal Noka itu kemudian dikawal ke pelabuhan Heraklion di pulau Yunani pada 8 Desember, di mana pihak berwenang membongkar muatannya.

Dikabarkan Reuters, obat-obatan itu ditemukan di bawah lantai palsu dalam delapan kontainer, tersembunyi di antara lapisan kopi, rempah-rempah dan serutan kayu.

Suriah menjadi eksportir dan konsumen amfetamin besar saat trauma dari perang saudara negeri sipil yang memicu permintaan dan gangguan dalam rangka menciptakan peluang bagi produsen.

Otoritas Yunani telah menyita kapal dan isinya. Para kru telah ditangkap dan akan muncul di hadapan jaksa penuntut umum akhir pekan ini.

Para ilmuwan mengatakan Captagon adalah amfetamin yang dikuatkan super dengan kompleksitas kimia unik yang memungkinkannya untuk menginduksi efek psikoaktif kuat jauh lebih cepat daripada amfetamin saja. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya