Berita

SBY/Net

Politik

Mengalah, SBY Minta Semua Atribut Partai Demokrat Diturunkan

SABTU, 15 DESEMBER 2018 | 11:20 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turun langsung ke jalan melakukan penyisiran terkait perusakan atribut Demokrat, Sabtu (15/12).

SBY dan rombongan berjalan kaki di Jalan Sudirman, Kota Pekanbaru tepatnya di depan kantor DPRD Riau. SBY melihat langsung perobekan baliho dan spanduk ucapan selamat datang terkait kunjungan politiknya ke Riau selama empat hari.

SBY mengaku heran dengan perusakan tersebut, termasuk pencopotan tiang bendera Demokrat.


Menjawab pertanyaan wartawan di lokasi perusakan, SBY menjelaskan, dia tidak dalam posisi berkompetisi dengan petahana Presiden Joko Widodo. Dengan demikian, dia heran ada yang mengait-ngaitkan perusakan atribut partai dengan kunjungan Jokowi di Pekanbaru.

Memang, baik SBY maupun Jokowi pada hari ini sedang berada di Bumi Lancang Kuning dalam agenda masing-masing.

"Saya ini bukan capres, saya tidak berkompetisi dengan Bapak Presiden Jokowi," ujar SBY.

Sebagai pemimpin Demokrat, SBY hanya berikhtiar dan berjuang dengan cara-cara yang baik dan amanah sesuai dengan konstitusi dan UU menyongsong Pemilu tahun depan.

"Tapi kenyataan ini yang kami dapatkan. Oleh karena itu saya perintah Sekjen, pemimpin Demokrat Riau dan Pekanbaru agar semua atribut, ucapan selamat datang atas kunjungan saya, dan bendera Demokrat diturunkan. Lebih baik kita mengalah dan diturunkan, daripada bendera dan baliho-baliho tidak bersalah dirobek," demikian SBY. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya