Berita

Mike Pompeo/Net

Dunia

Menlu AS: Penahanan Warga Kanada Di China Tidak Sah

SABTU, 15 DESEMBER 2018 | 09:33 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo mengatakan bahwa China harus membebaskan dua warga Kanada yang ditangkap pekan ini.

"Penahanan tidak sah terhadap dua warga Kanada tidak dapat diterima," kata Pompeo kepada wartawan setelah pembicaraan Washington dengan Menteri Luar Negeri Kanada Chrystia Freeland.

"Mereka harus dikembalikan. Kami meminta semua negara di dunia untuk memperlakukan warga lain dengan baik," sambungnya seperti dimuat Reuters.


Komentar Pompeo adalah yang pertama dikeluarkan oleh pejabat senior Amerika Serikat soal penangkapan tersebut.

Diketahui bahwa China menahan dua warga Kanada, yakni pengusaha Michael Spavor dan eks diplomat yang merupakan penasihat International Crisis Group Michael Kovrig pekan ini. China mengklaim bahwa penangkapan dilakukan karena mereka melakukan tindakan yang dinilaio membahayakan negara. Tidak dijelaskan lebih lanjut soal alsan penangkapan tersebut.

Penangkapan dilakukan tidak lama setelah Kanada menangkap kepala keuangan raksasa telekomunikasi China Huawei, Meng Wanzhou. Dia ditangkap 1 Desember lalu di Kanada atas permintaan Amerika Serikat. Dia kemungkinan akan diekstradisi ke Amerika Serikat atas dugaan menyesatkan bank-bank multinasional tentang transaksi terkait Iran, menempatkan bank-bank pada resiko melanggar sanksi Amerika Serikat. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya