Berita

Kedelai/Net

Global

Perang Dagang Merenggang, China Kembali Beli Kedelai Dari AS

JUMAT, 14 DESEMBER 2018 | 21:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

China membeli kedelai Amerika Serikat untuk pertama kalinya sejak perang dagang antara kedua negara dimulai pada Juli tahun ini.

Kedelai Amerika Serikat merupakan salah satu sektor yang mengalami kerugian terbesar dalam perang dagang yang terjadi antara kedua negara.

China sejauh ini merupakan pengimpor kedelai terbesar di dunia dan tarif tinggi Beijing yang dikenakan pada kedelai Amerika Serikat tahun ini telah sangat merugikan petani kedelai Amerika Serikat.


Sebuah gencatan perdagangan antara China dan Amerika Serika telah tercapai awal bulan ini, dan telah ada banyak antisipasi bahwa China akan segera kembali ke pasar kedelai Amerika Serikat.

Tapi sementara pembelian China 1,13 juta ton kedelai Amerika Serikat pada Kamis (13/12) disambut hangat dari petani kedelai Amerika Serikat.

"Ini adalah permulaan, tetapi itu tidak cukup untuk memperbaiki masalah kami terkait kedelai dan kelebihan pasokan kedelai di negara ini," kata Joe Vaclavik, presiden Standard Grain, pialang berbasis di Tennessee, seperti dimuat BBC.

Pada tahun 2017, kedelai adalah ekspor pertanian Amerika Serikat terbesar ke China, yang menyumbang sekitar 60 persen dari perdagangan global komoditas.

Sedangkan kedelai sangat penting bagi China yang menggunakan produk untuk memberi makan ternak.

Pemasok utama kedelai ke China secara global adalah Brasil, tetapi China juga sangat bergantung pada AS untuk pasokan kedelai. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya