Berita

Dunia

Relokasi Pangkalan Militer AS Dimulai, Warga Okinawa Suarakan Protes

JUMAT, 14 DESEMBER 2018 | 18:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jepang mulai melakukan reklamasi utama di pangkalan militer Amerika Serikat di pulau selatan Okinawa pekan ini. Langkah tersebut dilakukan untuk relokasi pangkalan militer Amerika Serikat.

Langkah itu memicu protes dan kritik kuat dari gubernur setempat dan warga setempat.
Pekerja konstruksi pada hari Jumat (14/12) mulai membuang satu truk sedimen ke laut di Henoko di pantai timur Okinawa untuk membangun landasan pacu bagi pangkalan Korps Marinir yang akan dipindahkan dari Futenma yang padat penduduk di selatan pulau itu.

Pemerintah pusat di Tokyo telah membatalkan larangan sebelumnya di Okinawa mengenai pekerjaan reklamasi di lokasi tersebut.

Pemerintah pusat di Tokyo telah membatalkan larangan sebelumnya di Okinawa mengenai pekerjaan reklamasi di lokasi tersebut.

Kelompok aktivis lingkungan menolak reklamasi tersebut dan mengatakan bahwa langkah itu akan membahayakan lingkungan karena ada resiko konstruksi karang dan duyung yang terancam punah. Selain itu, langkah tersebut dinilai mengabaikan keinginan lokal untuk memindahkan pangkalan itu dari pulau itu seluruhnya.

"Saya tidak bisa menahan kemarahan yang kuat di awal (reklamasi tanah), yang mengabaikan kehendak orang-orang Okinawa," kata gubernur Okinawa yang baru terpilih, Denny Tamaki, seperti dimuat Al Jazeera. Dia merupakan sosok yang juga menentang pangkalan itu direlokasi di pulau itu.

Diketahui bahwa puluhan ribu orang berunjuk rasa pada bulan Agustus lalu untuk memprotes relokasi yang direncanakan. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya