Berita

Foto/RMOL

Bisnis

Reklamasi Teluk Jakarta Bukti Negara Dikuasai Taipan

JUMAT, 14 DESEMBER 2018 | 17:43 WIB | LAPORAN:

Reklamasi Teluk Jakarta menjadi salah satu bukti Indonesia tengah dikuasai oleh pemilik modal.

Karena itu, empat pulau reklamasi yang masih dilanjutkan pembangunannya harus dihentikan.

Pengamat politik Sri Bintang Pamungkas mengatakan, Indonesia dirampok oleh para taipan sejak era Presiden Soeharto. Namun, sejak Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memimpin DKI Jakarta, ekspansi usaha taipan malah didukung oleh Tiongkok.


"Sejak Jokowi dan Ahok balik panggung, kita bisa merasakan ekspansi China yang didukung oleh RRC," katanya dalam diskusi 'Menyoal Kejahatan Korporasi Terhadap Reklamasi Teluk Jakarta' di Cikini, Jakarta, Jumat (14/12).

Beberapa waktu lalu, Gubernur Anies Baswedan sudah membatalkan pembangunan 13 pulau reklamasi. Namun, empat diantaranya yakni Pulau C, D, G dan N masih terus dilanjutkan.

Sri Bintang pun meminta Anies turut membatalkan izin pembangunan empat pulau tersebut.

"Anies harus segera batalkan izin pembangunan semua pulau reklamasi," tegas Sri Bintang yang juga ahli manajemen dan evaluasi industri. [wah]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya