Berita

Erdogan/Net

Dunia

15 Ribu Pemberontak Suriah Siap Bantu Turki Gempur Pasukan Kurdi

JUMAT, 14 DESEMBER 2018 | 11:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebanyak 15 ribu pemberontak Suriah siap untuk siap bergabung dengan serangan militer Turki melawan pasukan Kurdi yang didukung oleh Amerika Serikat di wilayah Suriah timur laut.

Begitu kata seorang jurubicara kelompok pemberontak Suriah yang bernama Tentara Nasional pada Kamis (13/12). Kelompok itu merupakan pasukan pemberontak yang didukung Turki yang bertujuan untuk mempersatukan faksi-faksi yang berbeda di Suriah barat laut.
Pernyataan itu dibuat setelah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan pada Rabu (12/12) bahwa Turki akan segera melancarkan serangan ofensif dalam beberapa hari ke depan dan menargetkan sebuah wilayah perbatasan di sebelah timur sungai Eufrat yang dipegang oleh milisi Kurdi YPG.

Pengumuman itu memicu kecaman keras dari Pentagon, yang mengatakan tindakan militer sepihak ke Suriah timur laut tidak akan bisa diterima. Amerika Serikat sendiri diketahui telah mendukung YPG dalam perang melawan pemberontak kelompok militan ISIS sejak tahun 2015 lalu.

Pengumuman itu memicu kecaman keras dari Pentagon, yang mengatakan tindakan militer sepihak ke Suriah timur laut tidak akan bisa diterima. Amerika Serikat sendiri diketahui telah mendukung YPG dalam perang melawan pemberontak kelompok militan ISIS sejak tahun 2015 lalu.

Turki mengatakan YPG adalah organisasi teroris dan perpanjangan dari Partai Pekerja Kurdistan yang dilarang (PKK), yang telah melancarkan pemberontakan melawan negara di Turki tenggara selama lebih dari tiga dekade terakhir. Demikian seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya