Berita

Seorang pria membawa bendera Irak saat merayakan kemenangan pasukan atas ISIS/Reuters

Global

ISIS Tidak Menghilang, Melainkan Bertransformasi

JUMAT, 14 DESEMBER 2018 | 11:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kelompok militan ISIS saat ini tidak benar-benar kalah, melainkan sedang berubah. ISIS kini mulai bertransformasi ke peran yang lebih rahasia.

Begitu peringatan yang dikeluarkan oleh para ahli pekan ini.

"ISIS mengantisipasi kekalahan di medan perang dan kehilangan kekhalifahan dan mempersiapkannya," kata pakar terorisme di Georgetown University di Washington, Bruce Hoffman.


"Ratusan pejuang ISIS mampu melarikan diri dari Suriah, menyuap jalan mereka melalui Suriah ke Turki dan dengan demikian menghilang," sambungnya seperti dimuat Channel News Asia.

"Di bawah permukaan, ISIS selalu memainkan pertandingan panjang," tambahnya.

Dalam studi terbaru yang berjudul "Kebangkitan Kedua ISIS", Brandon Wallace dan Jennifer Cafarella dari Institut Studi Kajian (ISW) yang bermarkas di Washington mengatakan kelompok ekstremis tersebut telah merestrukturisasi operasinya untuk kembali ke pemberontakan regional.

"ISIS sedang mencari sumber-sumber baru pendapatan dan membangun kembali komando dan kontrol atas sisa pasukannya yang tersebar untuk mempersiapkan pemberontakan skala besar masa depan di Irak dan Suriah," kata laporan itu.

Studi yang sama menemukan bahwa Kelompok ini telah berhasil menyelundupkan dana ke beberapa negara di sekitar Timur Tengah, menggunakan perusahaan-perusahaan depan seperti dealer mobil, toko elektronik, apotek dan pertukaran mata uang yang didirikan di Irak.

"Kami memasuki periode yang sangat berisiko," kata Seth Jones dari Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS).

"Saya tidak punya keyakinan bahwa ISIS telah dihancurkan, dikalahkan," jelasnya.

"Mereka sudah pergi ke bawah tanah," tutup Jones. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya