Berita

Apple/Net

Dunia

Apple Siapkan 1 Miliar Dolar AS Bangun Fasilitas Baru Di Texas

KAMIS, 13 DESEMBER 2018 | 21:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Raksasa tekologi Apple berencana membangun sebuah kampus baru di Austin, Texas. Proyek pembangunan kampus baru ini diperkirakan akan menelan biaya hingga satu miliar dolar AS.

Langkah terbaru Apple ini diproyeksikan akan membawa Apple maju sebagai perusahaan swasta terbesar di ibu kota negara bagian itu.

Analis teknologi independen Chris Green mengatakan bahwa investasi Apple di daerah itu adalah tepat, mengingat daerah itu memiliki banyak bakat untuk didatangkan, tetapi tidak lagi lebih murah untuk dipekerjakan daripada Silicon Valley.


"Ada banyak keahlian chip komputer tetapi Texas juga merupakan sarang besar untuk industri pusat data," kata Green seperti dimuat BBC.

"Ini juga memiliki reputasi untuk media hiburan tradisional serta perkembangan media sosial, dengan banyak didorong oleh Selatan oleh festival Southwest dan pertemuan teknologi lainnya yang menjadikan Austin sebagai rumah mereka," sambungnya.

Prosesor komputer Intel Atom, Dell, Amazon, Samsung, Facebook, Google, dan IBM juga merupakan sederet perusahaan teknologi yang mengembangkan bisnis di Austin.

Sejaun ini, Apple sendiri sudah mempekerjakan 6.200 staf di fasilitasnya di Austin. Angka itu menjadikan Austin sebagai  basis perusahaan terbesar di luar rumahnya di Cupertino di Silicon Valley, California.

Kampus yang akan dibangun ini nantinya akan menjadi rumah bagi 5.000 pekerja baru tetapi memiliki kapasitas untuk menampung 15.000 orang. Kampus ini akan menjadi fasilitas Apple untuk melakukan rekayasa, penelitian dan pengembangan, serta divisi penjualan.

Perusahaan juga mengatakan bahwa mereka merencanakan situs baru di Seattle, San Diego dan Culver City selama tiga tahun ke depan. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya