Berita

Rompi kuning/Net

Dunia

Pasca Teror Strasbourg, Pemerintah Prancis Dorong Rompi Kuning Stop Aksi

KAMIS, 13 DESEMBER 2018 | 21:02 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Perancis mendesak para demonstran "rompi kuning" untuk tidak mengadakan aksi unjuk rasa lanjutan akhir pekan ini. Peringatan itu dikeluarkan karena polisi tengah memburu buronan bersenjata yang menyerang warga di pasar Natal di kota timur Strasbourg.

Juru bicara pemerintah Benjamin Griveaux meminta para demonstran anti-pemerintah rompi kuning untuk bisa berpikir jernih dan  tidak melakukan aksi unjuk rasa di tengah teror yang terjadi.

"Pasukan keamanan kami telah dikerahkan secara ekstensif dalam beberapa minggu terakhir ini," kata Griveaux pada Kamis (13/12) seperti dimuat BBC.


"Akan lebih baik jika semua orang bisa pergi menjalankan urusan mereka dengan tenang pada hari Sabtu, sebelum perayaan akhir tahun dengan keluarga mereka, daripada menunjukkan dan menempatkan pasukan keamanan kami untuk bekerja sekali lagi," tambahnya.

Diketahui bahwa polisi di beberapa negara Eropa telah bergabung dengan perburuan untuk tersangka utama yang merupakan seorang warga Strasbourg berusia 29 tahun bernama Cherif Chekatt. Dia telah membunuh tiga orang dan melukai 13 orang lainnya dalam serangan di pasar Natal. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya