Berita

Nusantara

Demo Di Depan Istana, Keluarga Korban PK-LQP Tagih Janji Lion Air

KAMIS, 13 DESEMBER 2018 | 17:27 WIB | LAPORAN:

Puluhan keluarga korban Lion Air PK-LQP menggelar unjuk rasa di depan halaman Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (13/12). Mereka menuntut agar proses pencarian 64 korban yang belum ditemukan berlanjut.

Aksi digelar mulai pukul 15.47 WIB. Mereka membawa tiga spanduk yang masing-masing bertulis, “Pak Jokowi Di Sana Masih Ada 64 Jasad Menunggu Dievakuasi, “Pengabaian Keselamatan Demi Mengeruk Keuntungan PT. Lion Air Berubah Tragedi Kemanusiaan, dan “Menuntut Pemerintah Untuk Memberi Perhatian Terhadap Penanganan Kasus Lion Air JT 610”.

Inchy Ayorbaba berorasi mewakili para keluarga korban. Dia menyampaikan kekecewaan atas pemberhentian pencarian korban PK-LQP, dengan harapan Presiden Joko Widodo mendengar.


Dia mengungkit pernyataan Jokowi di dalam konferensi pers di Jakarta International Container Terminal (JICT) Tanjung Priok pada tanggal 2 November 2018. Dalam pidato itu, Jokowi menyebut bahwa ada 125 korban yang telah berhasil diidentifikasi.

“Tapi hingga hari penutupan pencarian korban pada tanggal 10 November 2018 masih terdapat 64 (enam puluh empat) korban yang belum ditemukan dan teridentifikasi,” jelasnya.

Para korban, sambung Inchy, juga menyayangkan sikap Lion Air yang telah berjanji akan membiayai pencarian korban.

“Pada tanggal 23 November 2018 pihak Lion Air telah berjanji kepada kami akan melakukan dan membiayai pencarian lanjutan tahap ke-2. Namun demikian hingga hari ini, janji tersebut belum juga terealisasi," sesalnya. [ian]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya