Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

Aktivis: Laporan Impor Pangan Rizal Ramli Harus Diusut Seperti Kartel Garam

RABU, 12 DESEMBER 2018 | 14:25 WIB | LAPORAN:

Kasus kartel yang melibatkan tujuh perusahaan importir garam akhirnya disidangkan.

Kemarin (Selasa, 11/12), tujuh perusahaan importir itu menjalani sidang perdana di gedung Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Jakarta.

Aktivis Gema 77-78, Syafril Sjofyan mengingatkan, seperti pernah dipublikasikan Rizal Ramli pada September 2015 silam, semasa menjabat menteri koordinator kemaritiman, dugaan kartel yang dilakukan tujuh penguasa itu mencakup kegiatan menambah jumlah impor garam ketika waktu panen tiba.


Selanjutnya, saat petani di dalam negeri sedang tidak melakukan produksi, harga garam akan dinaikkan oleh para penguasa perdagangan garam. Kartel ini dinilai Rizal jelas menghancurkan industri dan petani di dalam negeri, karena yang menikmati hasilnya adalah para pedagang dan para pemegang kuota garam.

"Ini menunjukkan bahwa perjuangan dan komitmen untuk melanjutkan perjuangan bersama DR. Rizal Ramli yang sejak menjabat Menko Maritim konsisten berpihak kepada petambak garam," tegas Sofyan.

Sebagaimana kartel impor, Sofyan juga berharap laporan Rizal Ramli tentang impor pangan melalui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera diusut. [wid]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya