Berita

Foto: Net

Bisnis

Impor Bengkak, Jokowi Tak Perlu Berkeluh-kesah, Ganti Mendag!

RABU, 12 DESEMBER 2018 | 09:06 WIB | LAPORAN:

Presiden Joko Widodo diminta menghentikan keluh kesahnya mengenai membengkaknya impor.

Indonesia memang mengalami impor gila-gilaan. Sedangkan ekspor Indonesia tidak berkembang.

Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (Prima) Sya’roni menyarankan Presiden Jokowi mengambil solusi yang efektif menghentikan impor itu.


"Daripada mengumbar keluh kesah, lebih baik Presiden Jokowi melakukan tindakan tegas yakni memecat Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Sudah terbukti Mendag hobi mengimpor, tapi sama sekali tidak pernah ditegur," ujar Sya’roni di Jakarta, Rabu (12/12).

Menurut dia, lama-lama Indonesia malu dengan keluh kesah orang nomor satu di negeri ini seolah tak ada solusi yang bisa dilakukan untuk meminimalisir impor. Padahal, menurut Sya’roni, Presiden Jokowi pun tahu persis kebijakan yang dilakukan anak buahnya, yakni doyan impor.

"Presidenlah yang mesti bertanggung jawab atas terjadinya kondisi tersebut. Berkeluh-kesah malah akan menunjukkan Presiden ingin cuci tangan. Padahal kondisi tersebut tidak lepas dari tanggung jawabnya sebagai pemimpin tertinggi di negeri ini," jelas Sya’roni.

Sebetulnya, menurut dia, pasti ada orang yang mampu menggantikan Enggartiasto untuk menghentikan impor yang sudah kian tak terkendali itu. Namun tergantung political will presiden sendiri.

"Solusinya, carilah menteri yang pandai memasarkan produk Indonesia di luar negeri, bukan menteri yang pintar mendatangkan produk luar negeri ke Indonesia," pungkas Sya’roni.[wid]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya