Berita

Jaya Suprana/RMOL

Nusantara

Tiga Permintaan Budayawan Pada Presiden Jokowi

SELASA, 11 DESEMBER 2018 | 22:41 WIB | LAPORAN:

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang budayawan membahas berbagai masukan terkait pengembangan budaya dan kesenian.

Dalam kesempatan pertemuan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (11/12), budayawan Jaya Suprana menyampaikan beberapa permintaan kepada presiden.

Pertama, mengakui Raden Mas Panji Sosrokartono, kakak kandung Raden Ajeng Kartini sebagai pahlawan nasional atas jasanya sebagai pelopor perjuangan kedaulatan kebudayaan Nusantara.
 

 
Kemudian meminta pemerintah mengajukan produk jamu, dangdut, kroncong, kejawen, rendang, lukisan purba Gua Sangkurilang kepada The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) sebagai warisan kebudayaan dunia milik bangsa, negara dan rakyat Indonesia.

Terakhir, penegakan kebudayaan pembangunan yang adil dan beradab dengan menata laksana penataran bagi pelaksana pembangunan demi mewujudkan kontrak politik Presiden Jokowi dengan rakyat miskin.

"Itu kan yang dari saya, respon Pak Jokowi baik sekarang. Tapi di sini terutama yang nomor tiga yaitu dari dulu," kata Jaya.

"Kan sekarang ini tentang pembangunan. Pembangunan itu harus berkebudayaan, jadi bukan pembangunan kebudayaan tapi kebudayaan pembangunan. Ya pembangunan harus beradab, kalau tidak, hancur semua kita," jelas pendiri Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) tersebut. [wah] 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya