Berita

1MDB/Net

Dunia

Eks CEO 1MDB Ditangkap Komisi Anti Korupsi

SELASA, 11 DESEMBER 2018 | 21:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mantan Presiden Grup dan Kepala Eksekutif 1Malaysia Development Berhad (1MDB) Arul Kanda Kandasamy ditangkap pada Selasa (11/12). Dia ditangkap atas dugaan perannya dalam merusak laporan audit 1MDB.

Dia akan didakwa pada Rabu (12/12) bersama mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak.

"Arul Kanda ditangkap pada pukul 10.32 pagi hari ini ketika dia datang untuk memberikan pernyataannya di markas besar Putrajaya MACC," kata Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) dalam sebuah pernyataan.


Pernyataan yang sama juga menegaskan laporan bahwa Najib ditangkap pada hari Senin (10/12). Dia kemudian dibebaskan dengan jaminan pada hari yang sama.

"Tuduhan akan dibacakan di Sesi Pengadilan yang terpisah di Kompleks Pengadilan Kuala Lumpur pada jam 8 pagi pada 12 Desember," tambah pernyataan MACC, serperti dimuat Channel News Asia.

Auditor Jenderal Madinah Mohamad telah mengungkapkan pada 25 November bahwa laporan audit akhir pada 1MDB telah dirusak, dan bahwa Najib memiliki pengetahuan tentang itu.

Dia mengatakan beberapa paragraf telah dikeluarkan dari laporan tersebut. Selain itu, informasi mengenai status keuangan dari dana negara yang bermasalah juga dikecualikan. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya