Berita

Catalunya/Net

Dunia

Spanyol Ancam Kirim Polisi Nasional Ke Catalunya

SELASA, 11 DESEMBER 2018 | 18:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah pusat Spanyol mengancam akan mengirim polisi nasional ke wilayah Catalunya jika pemerintahan setempat tidak berbuat lebih banyak untuk menghentikan protes jalanan seperti yang tertjadi akhir pekan kemarin.

Menteri Dalam Negeri Spanyol Fernando Grande Marlaska menuduh polisi lokal Catalunya tidak melakukan apa pun untuk mencegah demonstran pro-kemerdekaan memblokir jalan tol AP-7, yang membentang di pantai Mediterania Spanyol, selama lebih dari 15 jam pada hari Sabtu (8/12) kemarin.

"Gangguan serius ketertiban umum dan keamanan lalu lintas, seperti yang terlihat dalam beberapa hari terakhir, perlu ditangani oleh kepolisian daerah," tulis menteri itu kepada mitra regionalnya dalam sebuah surat terbuka awal pekan ini.


"Jika ini tidak terjadi, pemerintah akan memerintahkan intervensi oleh polisi negara," tambahnya seperti dimuat Reuters.

Keterlibatan polisi nasional akan menjadi isu kontroversial di wilayah timur laut yang memiliki pemerintahannya sendiri dan di mana jajak pendapat menunjukkan hampir separuh penduduk ingin memisahkan diri dari Spanyol. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya