Berita

Foto: Net

Nusantara

Tragedi Di Bumiayu, Pemilik Barang Dan Penyelenggara Negara Harus Jadi Tersangka

e
SELASA, 11 DESEMBER 2018 | 10:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kecelakaan maut terjadi di Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah,  menewaskan empat orang dan tujuh korban lainnya terluka.

Korban kecelakaan ditabrak truk pengangkut beras. Diduga, truk mengalami rem blong sehingga pengemudi tak bisa mengendalikan kendaraan ketika turun jalan layang Kretek, Brebes.

Truk pun berjalan cepat tanpa arah. Kecelakaan beruntun melibatkan 14 mobil pribadi dan 18 sepeda motor pun tak terhindarkan.


Laju truk tronton nahas itu terhenti setelah menabrak belasan sepeda motor dan bagian depan gedung RSU Muhammadiyah Siti Aminah Bumiayu.

Tragedi Bumiayu menambah daftar panjang FO Brexit sejak diresmikan 2017 lalu. Terhitung sudah 40 kali terjadi kecelakaan dengan korban meninggal lebih 45 jiwa dan luka-luka berat sekitar 150 jiwa.

"Terkait kecelakaan di Bumiayu, informasi dari KNKT, menyatakan pekerjaan yang harus dilakukan Kementerian PUPR belum dilaksanakan sesuai rekomendasi KNKT," kata pengamat transportasi Djoko Setijowarno kepada Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta, Selasa (11/12).

"Ada sejumlah FO dibangun akibat solusi Brexit 2016, tetapi malah bawa petaka," imbuh dia.

Kecelakaan kerap terjadi di perlintasan sebidang. Namun, kini beralih ke jalan raya. Djoko memandang sejauh ini pengguna layanan transportasi hanya menjadi korban.

"Sungguh tragis. Jadikan tersangka pemilik barang dan penyelenggara negara yg tidak taat aturan. Jangan hanya pengemudi yang jadi tumbal setiap kecelakaan," tandasnya.[wid] 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya