Berita

Puan Maharan (kiri)/Humas PMK

Menko Puan Tinjau Dua Laboratorium Ketahanan Pangan Di Austria

SELASA, 11 DESEMBER 2018 | 17:52 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengunjungi dua laboratorium di Seibersdorf, Austria guna meninjau penelitian varietas padi tahan kekeringan yang dikembangkan Indonesia bekerjasama dengan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA).

Penelitian ini dilakukan oleh konsultan magang Indonesia, Indra Giri yang sedang menyelesaikan studi S2 di Wina. Dalam kesempatan ini Menko PMK didampingi oleh Dubes/Watap RI untuk Austria, kepala BATAN, serta anggota DPR RI.

Laboratorium Seibersdorf ini digunakan untuk pelatihan dan juga riset yang dilakukan secara tailor-made tanpa melalui proses birokrasi panjang dan hasil riset bersama menjadi domain publik.


Laboratorium pertama yang di kunjungi Menko PMK adalah Insect Pest Control, laboratorium yang menangani penggunaan teknik pemandulan serangga (sterile insect technique) untuk mengontrol populasi serangga hama.

Laboratorium kedua, Plant Breeding and Genetics Laboratory. Laboratorium yang bertujuan meningkatkan biodiversitas tanaman melalui pemulihan tanaman untuk berkontribusi terhadap pertanian "cerdas" iklim (climate-smart agriculture) dan ketahanan pangan.

Indonesia telah merasakan manfaat besar laboratorium aplikasi nuklir IAEA di Seibersdorf ini yang melibatkan berbagai stakeholders Indonesia. Maanfaat yang dirasakan oleh Indonesia antara lain dalam bidang pertanian, peternakan, teknik pemandulan serangga, domestri dan kesehatan, dan manfaat dalam lingkungan hidup.

Hadir pula dalam kesempatan ini antara lain Menteri Guatemala, delegasi China dan European Commission. [rus]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya