Berita

Airlangga Hartarto/Net

Bisnis

Industri 4.0 Bakal Bawa Indonesia Masuk 10 Besar Dunia

SENIN, 10 DESEMBER 2018 | 22:32 WIB | LAPORAN:

Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) berkomitmen untuk membangun industri manufaktur yang berdaya saing global melalui percepatan implementasi Industri 4.0.

Menurut Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, hal itu ditandai dengan peluncuran Making Indonesia 4.0 sebagai sebuah peta jalan dan strategi memasuki era digital yang tengah berjalan saat ini.

"Penerapan Making Indonesia 4.0 telah dijadikan agenda nasional. Dengan industri 4.0, Indonesia ditargetkan menjadi bagian dari 10 negara dengan perekonomian terbesar di dunia pada 2030," jelasnya saat memberikan kuliah umum di Universitas HKBP Nomensen, Medan, Sumatera Utara, Senin (10/12).


Airlangga mengatakan, terdapat lima sektor manufaktur yang diharapkan terpacu dengan Making Indonesia 4.0 yakni industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, kimia, dan elektronik.

Menurutnya, Making Indonesia 4.0 merupakan sebuah roadmap atau peta jalan yang terintegrasi untuk mengimplementasikan sejumlah strategi dalam memasuki era Industri 4.0.

Di hadapan mahasiswa dan civitas akademika Universitas HKBP Nomensen, Airlangga juga menyampaikan sejumlah prestasi yang ditorehkan pemerintahan Presiden Jokowi selama empat tahun terakhir. Salah satunya keberhasilan menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran.

Hingga Februari 2018, angka kemiskinan turun menjadi 9,84 persen. Kali pertama pemerintah bisa menekan angka kemiskinan di bawah 10 persen. Sedangkan angka pengangguran berada di posisi 5,3 persen. Selanjutnya, pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5 persen, sedangkan pertumbuhan ekonomi dunia sebesar 3 persen.

"Artinya, Indonesia menjadi salah satu negara G20 yang pertumbuhannya stabil di lima persen. Walaupun sempat ada gonjang-ganjing mengenai rupiah dan lain lain. Itu bukan hanya Indonesia," ujar Airlangga.

Selama ini, pemerintahan Jokowi juga diklaim banyak melakukan pembangunan infrastruktur. Adapun, sumber dana pembangunan antara lain dari pengalihan anggaran subsidi bahan bakar minyak Rp sebesar 200 triliun.

Jalur kereta api yang kini diaktifkan kembali dengan panjang 754 kilometer. Pembangunan jalan dan jembatan sepanjang 3433 kilometer. Serta pembangunan jalan tol yang mendekati 941 kilometer. Belum lagi 10 bandara baru dan 408 bandara yang dalam tahap pengembangan. Lalu ada 19 pelabuhan baru yang dibangun.

"Di Medan, kami bangun di Sei Mangke dan Kuala Tanjung," katanya.

Di sisi inflasi, pemerintah berhasil menekannya di angka 3 persen. Berbeda dengan sebelumnya di angka 8 persen.

"Dengan inflasi rendah maka harga tetap rendah. Sembako dan yang lain tetap terjaga," imbuh Airlangga yang juga ketua umum Partai Golkar. [wah] 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya