Berita

Dunia

Ganggu Laporan Audit 1MDB, Najib Razak Ditangkap Lembaga Anti Korupsi

SENIN, 10 DESEMBER 2018 | 20:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (MACC) pada hari ini (Senin, 10/12). Dia ditangkap karena karena dugaan "gangguan" dari laporan audit 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Channel News Asia memuat, Najib terlihat memasuki kantor MACC sekitar pukul 10.40 pagi.

Pembaruan oleh New Straits Times mengatakan, politisi itu kemudian dibebaskan dengan jaminan sekitar pukul 01.20.


Sebuah laporan terpisah oleh Star mengatakan, jaksa penuntut kejuruan Malaysia ditetapkan untuk membebankan Najib dan mantan presiden 1MDB Arul Kanda pada Rabu atas dugaan perusakan laporan audit perusahaan.

Pada 25 November, Auditor-Jenderal Madinah Mohamad mengungkapkan bahwa laporan audit akhir pada 1MDB telah dirusak dan bahwa Najib memiliki pengetahuan tentang hal itu.

Dia juga mengungkapkan bahwa dua hal penting yang dijatuhkan dari laporan itu adalah mengenai kehadiran pengusaha buram Low Taek Jho pada pertemuan dewan 1MDB, serta status keuangan 1MDB. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya