Berita

ZYFRA/Net

Dunia

Ekspansi Digital, Rusia Siap Ekspor Solusi Industri 4.0 Ke Indonesia

SENIN, 10 DESEMBER 2018 | 20:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Vendor solusi digital terbesar Rusia, ZYFRA, mengumumkan rencana untuk memasuki pasar Indonesia pada awal tahun 2019 mendatang.

Menurut McKinsey, dengan menjadi digital, Indonesia dapat melepaskan tingkat pertumbuhan ekonomi berikutnya hingga mencapai 150 miliar dolar AS sebagai dampak ekonomi tahunan pada 2025 dan 10 persen dari pertumbuhan tahunan PDB.

Teknologi digital menawarkan cara untuk meningkatkan produktivitas lintas sektor dan memperluas partisipasi dalam ekonomi ke semua segmen populasi.


Untuk Indonesia sendiri, perubahan yang paling signifikan diprediksi akan terjadi di empat sektor utama, yakni kesehatan, ritel, energi dan pertambangan.

Untuk diketahui, ZYFRA didirikan pada November 2017 lalu dan saat ini beroperasi di Finlandia, China, Rusia, Bulgaria, dan India, dan platformnya menghubungkan lebih dari 7.000 mesin CNC di seluruh negara.

Hingga akhir 2018 ini, ada lebih dari 200 fasilitas produksi dilengkapi dengan produk-produknya.

ZYFRA memfasilitasi produsen industri di dalam dan luar negeri dengan solusi berbasis AI dan IoT serta kendaraan otonom.

“Manufaktur pintar (istilah ini mengacu pada IoT dan AI) diproyeksikan akan tumbuh secara mencolok dalam tiga hingga lima tahun. Survei terbaru menunjukkan 92 persen eksekutif manufaktur senior percaya bahwa teknologi digital Smart Factory seperti kecerdasan buatan akan memungkinkan mereka untuk meningkatkan derajat produktivitas mereka dan memberdayakan staf mereka untuk bekerja lebih cerdas," kata CEO ZYFRA Group Igor Bogachev pada awal pekan ini.

"Beberapa bahkan memperhitungkan volume pasar manufaktur cerdas untuk meningkat menjadi lebih dari 320 miliar dolar AS pada tahun 2020," tambahnya seperti keterangan yang diterima redaksi. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya