Berita

Taj Mahal/Net

Dunia

Tekan Angka Wisatawan, Tiket Masuk Taj Mahal Naik Lima Kali Lipat

SENIN, 10 DESEMBER 2018 | 20:05 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pihak berwenang India menaikkan harga tiket masuk ke salah satu daya tarik wisata negata tersebut, Taj Mahal. Tidak tanggung-tanggung, kenaikan dilakukan lima kali lipat dari harga sebelumnya.
Ini adalah upaya terbaru yang dilakukan pemerintah India untuk membatasi jumlah wisatawan dan mengurangi kerusakan di situs wisata utama negara itu.

Setiap harinya, ada 10 ribu hingga 15 ribu pengunjung yang datang ke bangunan yang didirikan oleh kaisar Mughal Shah Jahan sebagai makam untuk istri tercinta Mumtaz Mahal itu.

Pemerintah memutuskan untuk menaikkan harga tiket masuk dari semula 50 rupee menjadi 250 rupee.

Pemerintah memutuskan untuk menaikkan harga tiket masuk dari semula 50 rupee menjadi 250 rupee.

Langkah ini diambil demi menekan angka pengunjung yang datang agar kompleks Warisan Dunia UNESCO di India utara itu tetap terawat.

"Kami ingin orang membayar lebih untuk membatasi langkah kaki," kata seorang pejabat dari Survei Arkeologi India yang merupakan badan pemerintah yang bertanggung jawab untuk pemeliharaan.

"Ini akan mengurangi jumlah pengunjung ke mausoleum paling sedikit 15-20 persen dan menghasilkan pendapatan untuk pelestariannya," tambahnya seperti dimuat Channel News Asia. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya