Berita

Marullah Matali/Net

Nusantara

Walikota Jaksel Minta Camat Dan Lurah Cari Oknum Di Balik Pemblokiran Rekening Warga

SENIN, 10 DESEMBER 2018 | 16:23 WIB | LAPORAN:

Kabar pemblokiran rekening para ahli waris uang ganti rugi dari Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta di Bank DKI sudah sampai di telinga Walikota Jakarta Selatan, Marullah Matali.

Sanah binti Haji Entong bersama sanak keluarganya dan puluhan warga di wilayah Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan sempat berhasil mencairkan sebesar Rp 600 juta lewat rekening milik Sanusi di KCU Bank DKI Jalan Juanda. Namun ketika balik lagi di hari berbeda, pihak bank menyatakan semua nomor rekening milik mereka telah diblokir.

Para ahli waris bersama pengacaranya ditunjukkan oleh pihak Bank DKI Kantor Cabang Jakarta Selatan berupa surat permohonan pemblokiran bertulis tangan dengan tinta biru, dengan tanda tangan di atas materai, dengan nama Ahmad Firdaus F. Surat tertanggal 30 November 2018.


Selain itu, pihak Bank DKI juga menunjukkan adanya Surat Bukti Laporan dari Kepolisian Resort Jakarta Pusat (Polres Jakpus) atas nama pelapor Joni Siswoyo.

Marullah mengaku sudah pernah mengingatkan pihak SDA Pemprov DKI untuk buru-buru menyelesaikan pencairan uang ganti rugi itu.

"Saya sudah dari lama katakan kalau sudah bisa diselesaikan ya selesaikan buru-buru jadinya terjadi begini nih," tuturnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (10/12).

Ia pun sudah meminta lurah dan camat setempat untuk mencari oknum yang dimaksud dalam pemblokiran rekening milik para ahli waris di Bank DKI.

"Cari siapa oknum itu selesaikan, boleh jadi apa cuma mau nolong atau ada sesuatu yang kita khawatirkan. Saya sudah sampaikan kepada mereka (camat dan lurah) dan barusan tadi saya ketemu dengan mereka, kepala suku dinas," terangnya.

Marullah tidak tahu persis angka ganti rugi yang mesti dibayarkan kepada para ahli waris, namun yang jelas pembebasan lahan ini kewenangan UPT Pembebasan Lahan Dinas SDA.

"Mungkin bisa dieksekusi buru-buru untuk segera ditransfer. Saya sudah sampaikan juga ke mereka gitu jadi ya mudah-mudahan mereka bisa selesaikan hari ini," ujar Marullah seraya memastikan akan terus monitor pencairan uang ganti rugi tersebut.[wid] 

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya