Berita

Ekonom Senior DR Rizal Ramli/Net

Politik

CAD Terburuk Era Jokowi, RR: Tim Ekonomi Cuma Sibuk Ngeyel!

SENIN, 10 DESEMBER 2018 | 14:04 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Defisit transaksi berjalan mencapai yang terburuk di era Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Sebagaimana diumumkan Bank Indonesia, Current Account Deficit (CAD) pada Kuartal III mencapai 8,8 miliar dolar AS atau 3,37 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Ekonom senior DR. Rizal Ramli sudah menduga hal tersebut. Dia sudah sering mengingatkan tentang fundamental ekonomi Indonesia yang tidak kuat, sejak dua tahun yang lalu.


Baca: RR: Antibodi Ekonomi Tidak Kuat, Kena Virus Apa Saja Bisa Sakit

“Itu terjadi karena sejak dua tahun yang lalu tidak ada terobosan di sektor riil,” terang Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu.

Andai saja tim ekonomi Jokowi bertindak cepat dalam menanggapi berbagai kritiknya, maka kondisi ini tidak akan terjadi. Tim ekonomi, sambung Rizal, hanya sibuk mengotak-atik Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) saja tanpa ada terobosan.   

“Risiko makro ekonomi terus meningkat dua tahun terakhir! Pejabat-pejabat hanya nyanyi ramai-ramai, ‘Fundamenal Ekonomi Kuat’. Apanya yang kuat?” sindir mantan Menko Kemaritiman itu.

Ke depan, dia berharap tim ekonomi lebih bijak dalam menanggapi setiap kritik yang bertujuan untuk perbaikan bangsa. Tim Jokowi, sambungnya, jangan hanya sibuk membantah, tapi tidak diikuti aksi nyata.

“Jangan cuman ngeyelnya yang kuat,” tegas Rizal Ramli. [ian]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya