Berita

Massa FPR/RMOL

Politik

Demonstran FPR: Amerika Serikat Teroris Nomor Satu Di Dunia

SENIN, 10 DESEMBER 2018 | 12:12 WIB | LAPORAN:

. Hujatan "USA imperialis, number one terorist" atas pemerintah Amerika Serikat (USA) terus diteriakan oleh ratusan pendemo yang tergabung dalam Front Perjuangan Rakyat (FPR).

Hujatan itu mereka kumandangkan di depan Kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Senin (10/12).

"USA imperialis, number one terorist. Imperialisme, hancurkan, feodalisme hancurkan," teriak ratusan pendemo yang dipimpin oleh Koordinator FPR, Rudi dari atas mobil komando.


Dalam orasinya, Rudi menjelaskan Amerika sangat layak disematkan sebagai teroris nomor satu di dunia karena negara adi daya itu sudah menjadikan negara-negara lain layaknya boneka ekonomi mereka.

"Mereka juga telah merampas hak-hak dan kemerdekaan dari negara lain seperti di Palestina dan lain-lain," sesalnya.

FPR merupakan gabungan dari beberapa organisasi.

Diantaranya, Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI), Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA), Pemuda Baru Indonesia (Pembaru), Front Mahasiswa Nasional (FMN), Serikat Demokratis Mahasiswa Nasional (SDMN),Front Nasional (FN), Serikat Perempuan Indonesia (Seruni), Keluarga Besar Buruh Migran Indonesia (Kabar Bumi), National and Democratic People (NDP), Jaringan Aksi Perubahan Indonesia (JAPl), Serikat Pekerja Hukum Progresif (SPHP), dan Institute for National Democracy Studies (lNDlES).

"Hidup buruh, tani, dan rakyat tertindas! Seluruh rakyat terhisap dan tertindas Indonesia, bersatulah," pungkas Rudi. [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya