Berita

Heri Gunawan/Net

Politik

Gerindra: Upaya Pemberantasan Korupsi Era Jokowi Jalan Di Tempat

SENIN, 10 DESEMBER 2018 | 09:35 WIB | LAPORAN:

Kinerja pemerintahan Jokowi dalam upaya pemberantasan tindak korupsi sudah tertinggal jauh dari negara lain.

Ketua DPP Partai Gerindra, Heri Gunawan mengatakan, berdasarkan indeks daya saing global atau Global Competitiveness Index 2018 yang dirilis The World Economic Forum, Indonesia mencatat skor 37 atau peringkat ke-45 dari 140 negara.

Kemudian berdasarkan data indeks persepsi korupsi Transparansi Internasional tahun 2017, Indonesia ada di peringkat 96 dengan skor 37. Skor tersebut sama dengan tahun 2016.


"Dari sini saja kita bisa melihat kinerja pemerintah dalam upaya pemberantasan korupsi jalan di tempat, bahkan tertinggal," kata Heri dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Senin (10/12).

Hal ini dinilainya lantaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai garda terdepan lebih mengandalkan Operasi Tangkap Tangan (OTT) ketimbang pencegahan.

"Sejak awal 2018 hingga saat ini tercatat sudah ada 37 jumlah OTT, jumlah ini lebih banyak dibanding tahun 2016 yang hanya 19 OTT. Tapi faktanya indeks persepsi korupsi kita justru stagnan," jelasnya.

Heri menegaskan, pemberantasan korupsi tidak cukup melalui penindakan OTT, tapi juga dibutuhkan komitmen pencegahan korupsi dalam berbagai aspek. Komitmen pencegahan korupsi diperlukan tidak semata untuk meningkatkan kredibilitas bangsa dan negara, tetapi juga untuk kinerja perusahaan dan ekonomi nasional.

"Jika mempertimbangkan aspek sosiologis dan budaya dalam melakukan pemberantasan korupsi akan lebih baik melakukan pendekatan yang mengedepankan aspek pencegahan ketimbang penindakan," pungkasnya.[wid]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya