Berita

Anggota DPR Ahmad Sahrono/RMOL

Bisnis

Wirausahawan Online Didorong Maksimalkan Kredit UMKM

SENIN, 10 DESEMBER 2018 | 00:16 WIB | LAPORAN:

Para usahawan muda berbasis daring (online) didorong untuk memaksimalkan program usaha mikro kecil menengah yang ditawarkan perbankan.  

Anggota DPR dari Fraksi Partai Nasdem, Ahmad Sahroni mengatakan, dengan program UMKM para pelaku wirausaha online dapat lebih mengembangkan produknya. Terlebih, sesuai program pemerintah yang menggalakkan UMKM, perbankan saat ini lebih membuka diri dalam pemberian kredit untuk usaha menengah ke bawah tersebut.

"Manfaatkan dengan baik program ini untuk mengembangkan usaha dari yang kecil menjadi besar, dan yang besar semakin maju," ujar Sahroni, Minggu (9/12).


Menurut Sahroni, ada empat faktor yang harus dimiliki untuk menjadi pebisnis handal. yaitu kepribadian, kemampuan, keuletan, dan modal.

Kepribadian, kata Sahroni, merujuk pada sifat jujur, santun dan ramah dengan orang lain, setia kawan, serta tidak merendahkan orang lain. Sementara, mengenai kemampuan melingkupi kemampuan berpikir terhadap apa yang diinginkan, diimpikan dan dilakukan. Hal itu juga mencakup spesialisasi, ketelitian dan keinginan belajar hal baru.

"Jangan sampai pribadi bagus tapi kemampuannya kurang," pesannya.

Untuk keuletan, kata Sahroni, yakni sikap pekerja keras keras, pantang menyerah, berani dan fokus. Pelaku bisnis diingatkan untuk fokus terhadap satu bidang usaha hingga memperoleh hasil baik, sebelum memikirkan peluang lainnya.

Terakhir, Modal. Sahroni menegaskan modal bukan harus berupa materi, namun modal besar lainnya yang sangat dibutuhkan wirausahawan adalah network dan track record yang baik. Para pelaku usaha online untuk tak minder bergaul dengan kalangan yang lebih tinggi untuk memperluas jaringan.

"Relasi, modal berteman, bersahabat, bergaul yang bisa membantu menghasilkan usaha kita. Jangan anggp modal hanya duit. Duit bukan segalanya," imbaunya seraya mengingatkan faktor lain yang mendukung majunya usaha adalah restu dan doa dari orangtua.

Lebih jauh pria yang kini menjabat sebagai Presiden McLaren Club Indonesia ini mewanti-wanti pelaku usaha online untuk tak tergesa-gesa menaikkan omzet dimilikinya. Yang terpenting, dalam dua tahun pertama adalah kemampuan bertahan. Setelah dua tahun terlewati, wirausahawan online dapat menaikkan omzetnya 50 hingga 100 persen.

"Kebanyakan orang mau kaya cepat, pengen dapat duit instan, bagaimana menahan diri, ego untuk tidak melakukan itu memang tidak mudah, tapi dari sekarang harus membiasakan untuk tahu diri kalau kita belum apa-apa," ucapnya.

Sahroni menambahkan, para pengusaha untuk jangan pernah meremehkan orang lain atau menjadi kacang lupa kulitnya. Sebaliknya, pelaku wirausaha online juga tak perlu minder dengan umur yang masih terlalu muda ataupun memasuki masa usia lanjut. Selama memiliki tekad kuat, ia meyakini usaha dijalankan akan berhasil. [lov]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya