Berita

Bisnis

Underpass Karangsawah Atasi Kemacetan Di Perlintasan Kereta Api

SABTU, 08 DESEMBER 2018 | 11:15 WIB | LAPORAN:

. Satu persatu perlintasan sebidang dengan jalur Kereta Api mulai berkurang dengan pembangunan Fly Over maupun Underpass sebagai upaya mendukung tercapainya zero accident. Salah satunya perlintasan sebidang di Ruas Jalan Prupuk-Batas Kabupaten Tegal/Banyumas tepatnya di Jalan Karangsawah, Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes.

Perlintasan di ruas yang menghubungkan jalur Utara (Tegal, Brebes) dengan jalur Tengah (Purwokerto) ini sebelumnya sering macet akibat antrian kendaraan saat kereta api melintas. Dengan adanya Underpass Karangsawah maka kepadatan kendaraan di jalur tersebut tidak akan terganggu oleh perjalanan kereta api yang sangat padat di perlintasan tersebut.

Untuk itu, Selasa, 4 Desember 2018 telah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan VII, Ditjen Bina Marga melakukan sosialisasi penutupan perlintasan kereta api Karangsawah di lokasi underpass dan dilanjutkan dengan uji coba open traffic Underpass Karangsawah. Selanjutnya lalu lintas kendaraan umum dapat melewati Underpass Karangsawah untuk pertama kalinya.


"Uji coba open traffic ini akan berlangsung 7 x 24 jam agar dapat diketahui pola lalu lintas pengguna jalan, baik saat hari efektif maupun pada hari libur. Selama 7 hari akan dilakukan evaluasi, apabila ada pembenahan akan dilakukan segera," kata Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan VII Akhmad Cahyadi dalam keterangan Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR, Sabtu (8/12).

Pembangunan Underpass Karangsawah merupakan realinyemen jalan nasional sepanjang 850 meter termasuk pembangunan box underpass sepanjang 46 meter dan duplikasi Jembatan Pedes dengan bentang 60 meter.

Alokasi anggaran untuk pembangunannya yakni Rp 87 miliar yang berasal dari APBN 2018. Pembangunan Underpass Karangsawah terkontrak pada bulan Februari dan telah selesai  pada tanggal 21 November 2018.

Dari segi estetika, Underpass Karangsawah dihiasi oleh motif batik salem yang merupakan batik khas Brebes untuk mengangkat kearifan lokal. Tujuannya agar Underpass Karangsawah ini bisa menjadi ikon di wilayah setempat.

Selain itu Underpass Karangsawah juga dilengkapi dengan rambu-rambu yang telah dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan dan Satlantas Kabupaten Brebes dan konsultan Andalalin sesuai dengan standar yang diperlukan. Juga terdapat pemasangan 2 zebracross tepatnya di depan Sekolah Dasar Kutamendala dan Mts Nurul Ulum Karangsawah.

Pada tahun 2015 saat mudik Lebaran terjadi kemacetan panjang di wilayah Brexit. Oleh karena itu Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono mengusulkan agar dibangun flyover maupun underpass untuk menghindari lima perlintasan sebidang kereta api dari Pejagan hingga Purwokerto.

Sehingga pada Tahun Anggaran 2016/2017 telah dibangun pula empat flyover yakni FO Dermoleng, FO Klonengan, FO Kesambi dan FO Kretek untuk menghindari perlintasan sebidang rel kereta api dan sebagai jalur konektivitas Jalur Utara dengan Jalur Selatan yang dimulai dari Pejagan melewati Prupuk menuju Bumiayu dan Purwokerto. [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya