Berita

Macron/Net

Dunia

Perangi Kelompok Bersenjata Sahel, Uni Eropa Dan Perancis Kucurkan 1,3 Miliar eruro

JUMAT, 07 DESEMBER 2018 | 06:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Uni Eropa dan Perancis mengumumkan  penggelontoran dana pembangunan senilai 1,3 miliar euro untuk memerangi kelompok-kelompok bersenjata di negara-negara Afrika Sahel.

Komisaris Kerjasama dan Pengembangan Internasional Uni Eropa, Neven Mimica, pada konferensi di Mauritania, Kamis (6/12), mengatakan bahwa blok tersebut telah menjanjikan 800 juta euro untuk upaya itu.

Sementara itu, seperti dimuat Al Jazeera, Menteri Luar Negeri Perancis Jean-Yves Le Drian mengatakan bahwa Perancis juga akan berinvestasi 500 juta euro untuk mendapatkan prioritas dari G5 Sahel, yakni aliansi yang terdiri dari Niger, Burkina Faso, Chad, Mali dan Mauritania.


G5 Sahel sendiri telah berjuang untuk menahan kelompok-kelompok bersenjata di daerah gurun yang jarang penduduknya.

Untuk diketahui, melintasu Afrika Tengah dan Barat, wilayah Sahel adalah sarang pelanggaran hukum, ketidakamanan dan pemiskinan, dengan banyak yang hidup dalam keadaan terlantar secara permanen. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya