Berita

Natalius Pigai/Net

Politik

Natalius Pigai: Jokowi Baru Bangun Satu Ruas Jalan Di Papua

KAMIS, 06 DESEMBER 2018 | 11:49 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Tokoh Papua Natalius Pigai membantah klaim bahwa pemerintahan Presiden Joko Widodo sedang gencar-gencar membangun tanah Papua khususnya di bidang infrastruktur jalan.

Jelas Pigai yang pernah menjabat komisioner Komnas HAM, Jokowi baru satu membangun ruas jalan di Papua yaitu yang menghubungkan Wamena, Kabupaten Jayawijaya dengan Kenyam, Kabupaten Nduga.

Dibanding pemerintahan sebelumnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), capaian Jokowi ini belum ada apa-apanya. SBY membangun sembilan ruas jalan baru di Papua.


"Kalau sekarang kan cuma satu ruas jalan, jangan salah ya, di Papua itu sembilan ruas jalan yang sudah bangun oleh Presiden SBY. Sekarang, baru satu ruas jalan baru yaitu Wamena-Nduga yang sekarang peristiwa (pembantaian) ini. Itu satu-satunya yang dibangun oleh Jokowi," tutur Pigai, Kamis (6/12).

Seperti yang pernah dia sampaikan juga dalam dialog di TV beberapa waktu lalu, ruas jalan baru adalah pembukaan dan pembangunan jalan baru, berbeda dengan peningkatan, pengaspalan dan perluasan jalan.

"Jadi, kita tidak bisa bilang Jokowi membangun infrastruktur di Papua, yang lain cuma pembangunan normal. Tetapi satu ruas jalan yang menyebabkan 31 mati, inilah satu-satunya pekerjaan Presiden Jokowi," tutup Pigai. [rus]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya