Berita

Ueli Maurer/CNA

Dunia

Parlemen Swiss Pilih Presiden Dan Dua Menteri Kabinet

KAMIS, 06 DESEMBER 2018 | 06:43 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Parlemen Swiss memilih menteri keuangan garis keras negara tersebut, Ueli Maurer, untuk duduk di dalam posisi simbolis, yakni presiden mulai tahun depan.

Pemilihan di parlemen Swiss dilakukan pda hari Rabu (5/12).

Pemilihan Maurer yang merupakan seorang anggota Partai Rakyat Swiss yang berusia 68 tahun, tidak mengejutkan karena merupakan giliran di antara tujuh anggota pemerintah Swiss untuk mengambil posisi kepresidenan bergilir selama satu tahun.


Maurer, yang telah menjadi anggota pemerintah sejak tahun 2009 itu sebelumnya menjabat sebagai menteri pertahanan. Dia juga pernah menjabat sebagai presiden sebelumnya pada tahun 2013.

Dikabarkan Channel News Asia, selain memilih pejabat untuk posisi presiden, parlemen juga memilih dua pejabat untuk duduk di kursi menteri. Dia adalah Viola Amherd dan Karin Keller Sutter. Mereka berdua ditunjuk untuk mengisi dua posisi menteri yang kosong.

Amherd, seorang anggota Partai Demokrat Kristen yang berhaluan tengah, dipilih untuk menggantikan kolega partai dan Menteri Energi Swiss Doris Leuthard, yang mengumumkan pada bulan September ia akan mengundurkan diri setelah 12 tahun di pemerintahan.

Pengacara berusia 56 tahun dari wilayah selatan Wallis itu dengan mudah memenangkan dukungan parlemen, mengumpulkan 148 dari 240 suara yang ada.

Selain itu, para anggota parlemen juga memilih Keller-Sutter dari Partai Liberal kanan-tengah untuk menggantikan kolega partai dan Menteri Ekonomi Johann Schneider-Ammann, yang juga akan pensiun pada akhir Desember setelah menjabat selama delapan tahun di kantor.

Interpreter dan guru sekolah menengah berusia 54 tahun dari wilayah timur laut St. Gallen juga terpilih dengan mudah, memenangkan 154 suara. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya