Berita

Iran/Net

Global

Ekonomi Melemah, 700 Ribu Warga Afghanistan Tinggalkan Iran Tahun Ini

RABU, 05 DESEMBER 2018 | 21:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

RMOL. Lebih dari 700.000 warga Afghanistan tidak berdokumen telah kembali dari Iran tahun ini.

Begitu bunyi data dari lembagai migrasi PBB terbaru yang dirilis pekan ini.

Dalam laporan yang mencakup periode hingga 1 Desember, Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) itu mengatakan, ada total 752.325 orang Afghanistan telah kembali dari Iran dan Pakistan, termasuk 721.633 dari Iran.


“Pengembalian yang tidak terdokumentasi dari Iran secara khusus mengalami peningkatan besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sebagian besar didorong oleh isu-isu politik dan ekonomi baru-baru ini di Iran termasuk devaluasi mata uang besar-besaran,” kata laporan IOM.

Selain itu, masih dalam laporan yang sama, permintaan untuk tenaga kerja Afghanistan dalam ekonomi informal Iran telah turun drastis.

"Karena semua warga Afghanistan biasanya mengirim pulang penghasilan mereka dalam bentuk pengiriman uang bulanan, ekonomi Afghanistan itu sendiri, sudah terbukti di provinsi yang terkena dampak kekeringan Herat, Badghis dan Ghor, menderita efek langsung dan langsung," sambung laporan yang sama.

Sementara itu, seperti dimuat Reuters, laporan media Iran mengatakan banyak orang Afghanistan telah kembali atau sedang berusaha memasuki Turki untuk mencapai Eropa setelah jatuhnya mata uang Iran, yang telah kehilangan sekitar 70 persen nilainya tahun ini. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya