Berita

Joko Widodo/Net

Pertahanan

PENYERANGAN DI PAPUA

PDIP: Mohon Maaf, Presiden Itu Keras Kepala Luar Biasa

RABU, 05 DESEMBER 2018 | 17:58 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Presiden Joko Widodo dianggap tidak tegas terhadap gerombolan pengancam NKRI termasuk Organisasi Papua Merdeka (OPM). Kelompok bersenjata yang membantai 19 pekerja PT Istaka Karya diyakini sebagai bagian dari organisasi tersebut.

Hal itu dibantah keras oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Bambang Wuryanto saat ditemui di Komplek DPR, Jakarta, Rabu (5/12).

"Orang menilai Pak Jokowi itu penakut, itu salah lho. Pak Jokowi enggak ada takut-takutnya. Cuma kalau masih bisa dirembug ya dirembug itu prinsipnya Pak Jokowi," ujar Bambang Pacul biasa disapa.


Politisi PDIP itu mengaku sudah mengenal dekat karakter Jokowi. Menurutnya sikap Jokowi sangat tegas di balik sosoknya yang terlihat lemah lembut.

"Pak Jokowi yang berasal dari Solo itu saya kenal kok, jadi mohon maaf lah beliau itu punya keras kepala yang luar biasa, nih gue yang ngomong," tegasnya.

Dengan diinstruksikan TNI-Polri mengejar para pelaku pembantaian itu, Bambang yakin bahwa karakter Jokowi tidak mengenal takut terutama yang menyangkut masalah kedaulatan bangsa dan negara.

"Kalau takut enggak kenal itu orang. Kalau takut ya enggak jadi Presiden, betul enggak," pungkasnya. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya