Berita

Chanel/Net

Dunia

Chanel Segera Stop Penggunaan Bulu Binatang Dan Kulit Buaya

RABU, 05 DESEMBER 2018 | 16:23 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Merk fashion ternama dunia, Chanel akan segera menghentikan penggunaan bulu binatang eksotis serta kulit ular dan buaya sebagai bahan baku produknya.

Kepala fashion Chanel, Bruno Pavlovsky memastikan hal tersebut pada Selasa (4/12).

Diketahui bahwa produk Chanel, yakni tas tangan, mantel dan sepatu yang terbuat dari kulit ular dan kulit buaya merupakan produk yang premium. Chanel bisa menjual produk tersebut dengan harga hingga 14 ribu dolar AS.


Kelompok-kelompok hak asasi hewan menyambut langkah itu. Kelompok Orang-Orang untuk Perlakuan Etis terhadap Hewan (PETA) menyebut Chanel sebagai pemberi petunjuk kepada merek-merek mewah lainnya.

"Tidak ada yang trendi tentang menggunakan kulit yang dicuri dari hewan yang disiksa untuk pakaian atau aksesori," katanya.

"Sudah jelas bahwa sekarang saatnya bagi semua perusahaan, seperti Louis Vuitton, untuk mengikuti jejak Chanel dan beralih ke materi inovatif yang menghindarkan hewan yang tak terhitung jumlahnya sebagai kehidupan yang menyedihkan dan kematian yang menyakitkan dan menyakitkan," tambah PETA seperti dimuat Channel News Asia. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya