Berita

Politik

Jelang Pemilu, Wajib Bagi Media Menjaga Akal Sehat

RABU, 05 DESEMBER 2018 | 09:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pemilihan umum merupakan momen penting yang menarik perhatian semua kalangan, salah satunya media. Pemilu tidak akan mungkin lepas dari radar media. Pemilu adalah bagian dari proses demokrasi, dalam posisi yang sama media merupakan salah satu pilar penting demokrasi.

Demokrasiana Institute sebagai lembaga yang konsen mendorong demokrasi keindonesiaan memandang netralitas dan objektivitas media dalam pemberitaan Pemilu sangat penting, hal ini agar masyarakat bisa mendapatkan pencerahan tentang Pemilu.

"Netralitas dan objektifitas media sangat penting, khususnya jelang pemilu, netralitas dan objektifitas tersebut sangat tercermin dari konten berita," kata Koordinator Presidium Demokrasiana Institute, Zaenal Abidin Riam, Rabu (5/12).


Media seharusnya tidak larut dalam arus besar kepentingan politik, baik karena pengaruh modal maupun kekuasaan, media harus tetap menjaga akal sehat bahwa fungsinya adalah mengungkap kebenaran, bukan menjadi corong dari kepentingan politik tertentu.

"Wajib bagi media menjaga akal sehat, tidak terjebak pada kepentingan politik tertentu, hal ini penting agar media tidak bersifat partisan yang menyuarakan satu suara tertentu sambil mengabaikan suara lainnya," ujar Zaenal.

Media perlu menyadari, khususnya media mainstream, bahwa di era sekarang para pembaca media sangat memahami fakta yang terjadi dalam keseharian, mereka tidak mudah percaya dengan pemberitaan media arus utama, mereka lebih kritis dari sebelumnya.

"Penting dicatat masyarakat hari ini memiliki kecerdasan lebih dalam mengamati isi berita di media, masyarakat tidak akan mudah percaya lagi seperti dahulu kala, bila mereka melihat sebuah media sangat partisan, maka mereka tidak ragu meninggalkan media tersebut," terangnya.

Menjaga akal sehat sangat penting bagi media, tidak mungkin media mampu bertindak sebagai pilar demokrasi bila mengabaikan akal sehat, karena demokrasi sejati hanya bisa terlaksana bila akal sehat bekerja dengan maksimal. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya