Berita

Publika

Gara-Gara Live Streaming Reuni 212

RABU, 05 DESEMBER 2018 | 07:36 WIB | OLEH:

PELUANG itu muncul begitu saja. Tidak pernah saya sangka-sangka. Semua gara-gara cerita sulitnya mendapatkan bandwidth di balik siaran langsung Reuni PA 212 yang viral itu.

Rabu sore, saya mendapat tawarkan dari ACIS, perusahaan penyedia solusi komunikasi digital di Jakarta. Untuk memanfaatkan produknya: bonding encoder berbasis jaringan data selular.

Bonding encoder bermanfaat untuk siapa saja yang perlu mengirimkan data menggunakan jaringan selular (smartphone, modem atau access point) tetapi bandwidth-nya tidak memadai atau tidak stabil. Nah, fungsi bonding encoder itu menggabungkan bandwidth mulai dari dua hingga delapan kartu sekaligus sehingga bandwidhnya makin besar dan makin stabil.


Perangkat bonding encoder ini sangat membantu banyak pihak yang harus mengirim data besar. Misalnya, untuk menjadi pembicara dan seminar online, training online dan meeting online menggunakan webinar.

Dalam berbagai kesempatan webinar dan live streaming, peserta di daerah sering gagal berinteraksi menggunakan audio-video kamera karena bandwidth-nya tidak mendukung.

Untuk bisa berdialog menggunakan audio-video, peserta harus memiliki bandwidth dengan upstream minimal 1 Mbps yang stabil. Penggabungan bandwidth beberapa kartu selular itu terbukti menghasilkan bandwidth yang lebih stabil.

Wartawan televisi yang harus live report juga memerlukan bonding encoder. Stasiun televisi membutuhkan video dengan kualitas minimal HD (720p). Untuk mengirim video tersebut, reporter memerlukan bandwidth minimal 4Mbps.

Di pasaran, banyak merk bonding encoder yang beredar. Tetapi harganya terlalu mahal. Tiga tahun lalu, harganya berkisar Rp 135 juta per unit. Harga terbaru sudah turun, tetapi masih di kisaran Rp 90 juta per unit.

Untuk kebutuhan yang tidak rutin, membeli bonding encoder menjadi terlalu mahal. Lebih baik sewa. Persoalannya, sewa di mana? "Kami siapkan perangkatnya. Saya siapkan bonding encoder sebanyak 500 unit. Pak Joko dipersilakan menjalankan bisnis sewanya. Kalau masih kurang, kami tambah unitnya," kata Pak Nurganda CEO ACIS.

Saya bertemu Pak Nurganda berkat Pak Aribowo, GM operasional ACIS. ‘’Saya ingin membantu Jagaters dalam melayani jasa live streaming dan webinar. Kalau ada waktu mampirlah,’’ kata Pak Aribowo melalui pesan pendek.

Rabu petang saya punya sedikit waktu. Sekitar sejam. Sebelum mulai produksi video tutorial bisnis syariah di kantor Karim Consulting.

Sebelum pulang, Pak Nurganda menawarkan dua unit bonding encoder. Sebagai perangkat presentasi dan demo, bila ada relasi saya yang memerlukan.

Mendapat tawaran itu, saya hanya bisa bengong. Tidak ada angin. Tidak ada hujan. Mimpi apa saya semalam?[***]

*Penulis adalah praktisi siaran langsung.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya