Berita

Fahri Hamzah/Net

Politik

DPR: Kenapa Intelijen Tidak Bisa Deteksi Orang Bersenjata Di Papua?

SELASA, 04 DESEMBER 2018 | 14:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pembantaian yang terjadi di Kabupaten Nduga, Papua membawa kesedihan bagi pimpinan DPR RI.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai kasus pembantaian puluhan jiwa itu sebagai pukulan besar bagi negeri ini.

"Kita sangat berduka dan terpukul sekali atas kejadian ini. Ini adalah pukulan bagi kita, yang luar biasa," kata Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, (4/12).


Dia mempertanyakan sistem keamanan dan pengamanan di Papua itu sendiri, terlebih penyerangan menimpa para pekerja proyek PT Istaka Karya yang merupakan masyarakat sipil.

"Kita patut mendapatkan respon dari pemerintah tentang apa yang terjadi. Kenapa bisa ada kelompok bersenjata seperti ini datang menyergap orang lagi kerja," tegasnya.

Selain itu, Fahri juga mempertanyakan pengamanan dan operasi intelijen dalam menangkal insiden ini terjadi.

“Bagaimana operasi intelejen selama ini? Kenapa tidak bisa mendeteksi dan mamantau adanya pergerakan orang bersenjata?” tanyanya. [ian]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya