Berita

KH Mohammad Idris/Net

Bisnis

Gedung Baru BPJS Ketenagakerjaan Depok Mulai Beroperasi

SELASA, 04 DESEMBER 2018 | 14:42 WIB | LAPORAN:

Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Depok punya gedung operasional baru yang berlokasi di Jalan Sersan Anning No 26, Kota Depok.

Peresmian gedung baru BPJS-TK Cabang Depok ini dihadiri Walikota Depok, KH Mohammad Idris dan pejabat daerah setempat.

Selain juga hadir Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto yang didampingi Direktur Perencanaan Startegis dan TI, Sumarjono beserta jajaran Pimpinan Kantor Pusat dan Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat.


"Kami sebagai pemegang amanah undang-undang dalam penyelenggaraan program jaminan sosial bagi seluruh pekerja terus berupaya untuk meingkatkan pelayanan, termasuk infrastruktur kantor yang kami miliki agar peserta dan calon peserta yang berkunjung ke kantor kami dapat merasa nyaman," kata Agus, pekan lalu.

Ia berharap, dengan adanya gedung baru ini, tidak hanya memberikan kenyamanan dalam pelayanan tapi juga mendapat suasana dan semangat baru untuk pegawai BPJS-TK menjalankan tugas meningkatkan kepesertaan dan memberikan pelayanan prima.

"Potensi yang ada di area operasional ini cukup tinggi," tambahnya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Depok, Multanti yang juga hadir memaparkan capaian kepesertaan sampai dengan Oktober 2018. Kantor Cabang depok telah melindungi 2.676 perusahaan aktif serta 227.314 tenaga kerja aktif dan non aktif.

"Dengan fokus untuk pencapaian target, kami tidak lupa untuk terus memberikan pelayanan prima kepada para pekerja, termasuk untuk pembayaran klaim," ujarnya.

Sampai dengan Oktober 2018, Kantor Cabang Depok telah membayarkan klaim senilai total Rp 1,05 triliun untuk 101.342 pengajuan klaim, yang terdiri dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) senilai Rp 8.84 miliar untuk 1.117 kasus, Jaminan Hari Tua (JHT) senilai Rp 1,04 triliun untuk 99.625 kasus, Jaminan Pensiun (JP) senilai Rp 2,80 miliar untuk 491 kasus, dan Jaminan Kematian (JKm) senilai Rp 2,62 miliar untuk 109 kasus.

“Kami akan terus berupaya untuk menyediakan kantor pelayanan dengan fasilitas yang lengkap, nyaman, informatif dan dilayani dengan sumber daya manusia yang handal dan professional," tutup Agus.[dob]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya