Berita

Kadiv Humas Polri, Brigjen Pol Mochammad Iqbal/Net

Pertahanan

Jumlah 31 Korban Tewas Penyerangan KKB Di Papua Belum Pasti

SELASA, 04 DESEMBER 2018 | 11:59 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Jumlah korban dalam penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Kabupaten Papua belum diketahui pasti.

Kabar beredar menyebutkan ada 31 pekerja proyek PT Istaka Karya tewas diserang KKB pada Minggu (2/12).

"Tugas prioritas kita adalah menyelamatkan korban yang masih hidup dan mengecek jumlah korban yang tersebar di media," kata Kadiv Humas Polri, Brigjen Pol Mochammad Iqbal di Jakarta, Selasa (4/12).


Saat ini, sambung Iqbal, Kapolda Papua bersama Pangdam Cenderawasih telah berada di lokasi.

"Tapi yang paling penting adalah langkah penyelamatan," kata dia, kembali menekankan.

Polri menyayangkan penyerangan para pekerja proyek PT Istaka Karya yang tengah membangun Papua. Hingga kini, lanjut Iqbal, motif penyerangan sadis itu masih diselidiki.

Lebih jauh, masih kata Iqbal, aparat gabungan Polri dan TNI tengah mengejar para pelaku.

"Ada beberapa yang sudah teridentifikasi kelompok mana," imbuhnya.

Kejadian sadis itu dilaporkan masyarakat pada Senin (3/12) sekitar pukul 15.30 WIT. Sedang pembunuhannya terjadi pada Minggu (2/12) lalu.

"Didapati, 31 orang ditemukan tewas. 24 orang dibunuh hari pertama, 8 orang yang sempat menyelamatkan diri di rumah anggota DPRD dijemput dan dibunuh, 7 orang MD dan 1 orang belum ditemukan atau melarikan diri," jelas Kasubid Humas Polda Papua AKBP Suryadi Diaz, Senin malam (3/12).[wid]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya