Berita

Valtteri Bottas/Net

Olahraga

Usai Jalani Musim Buruk, Bottas Mau "Charger Baterai"

Formula 1
SENIN, 03 DESEMBER 2018 | 09:29 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Valtteri Bottas ingin me­lupakan sesegera mungkin F1 2018 yang baru berlalu. Musim yang sangat buruk bagi Bottas yang tak menang sama sekali.

Bottas sebenarnya tampil oke di musim pertamanya bersama Mercedes GP di tahun 2017. Saat itu Bottas finis posisi ketiga dengan 305 poin usai mengum­pulkan tiga kemenangan dan em­pat pole position. Dia diprediksi bisa menjadi penantang baru bagi Lewis Hamilton.

Tapi harapan tinggal hara­pan, penampilan Bottas di musim keduanya bersama Mercedes jauh dari harapan. Pria Finlandia itu tidak menang sama sekali dan cuma dua kali meraih pole. Bottas delapan kali finis di podium tapi per­formanya menurun di empat balapan terakhir dengan selalu finis posisi kelima.


Bahkan beberapa kali Bottas saat sedang memimpin balapan diperintahkan untuk membi­arkan Hamilton menyalip. Ini belum termasuk dua kali gagal meraih poin karena finis ke-14 di Azerbaijan dan gagal finis di Austria.

Cuma mengumpulkan 247 poin, Bottas finis posisi kelima di bawah Sebastian Vettel, Kimi Raikkonen, dan Max Verstappen. Bottas jadi satu-satunya pebalap di enam besar yang tidak pernah menang musim ini.

Dengan performa buruk itu, Bottas pun sangat frustrasi dan mengaku ingin menghilang se­mentara selama jeda musim ini atau istilah kekiniannya "masuk gua" sebelum kembali membalap musim depan.

Team Principal Mercedes, Toto Wolff, mengaku sudah mendengar dari Bottas, kalau yang bersangkutan hanya ingin menghilang dulu sementara. Bak, mengisi kembali baterai, memulihkan diri, dan memompa semangatnya lagi. Setelah itu baru kembali membalap tahun depan.

"Saya rasa dia butuh menyendiri yang sangat lama. Saya memahami rasa frustrasinya. Jika bicara soal pebalap, sekali peluang juaranya hilang, maka dia akan menurun dan saya rasa kita sudah melihatnya musim ini," tutup Wolff dikutip Crash. ***

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

UPDATE

AKBP Didik Konsumsi Serbuk Haram sejak 2019

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:10

Anggaran Pendidikan Bisa Dioptimalkan Tanpa Direcoki MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:08

THR di Jakarta Harus Cair Paling Lambat Dua Pekan sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:25

Ibnu Muljam, Pembunuh Ali yang Hafal Al-Qur'an

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:11

PDIP Sesalkan MBG Sedot Dana Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:01

Ubunubunomologi

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:34

MBG Sah Pakai Anggaran Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:11

Golkar Dukung Impor 105 Ribu Mobil India Ditunda

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:00

Arief Poyuono: Megawati Dukung Program MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:25

Aksi Anarkis Mahasiswa di Polda DIY Ancam Demokrasi

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:23

Selengkapnya